Kapolres Klungkung Pimpin Apel Pergeseran Pasukan “Operasi Mantap Brata Agung 2024” Pemilu 2024

26

Keterangan; Kapolres Klungkung Pimpin Apel Pergeseran Pasukan “Operasi Mantap Brata Agung 2024” Pemilu 2024

BALI – LOKADEWATANEWS.COM – Kapolres Klungkung AKBP Umar,S.I.K.,M.H., Pimpin Apel Pergeseran Pasukan “Operasi Mantap Brata Agung 2024” Pemilu 2024 bertempat di Lapangan Apel Polres Klungkung.

Hadir Pamatwil Polda Bali Dirpam Obvit Kombes Pol Harri Sindhu Nugroho , S.H, M.M, Direskrimum Kombes Pol Yanri Paran Simarmata, S.I.K, Kabag Ops Kompol I Ketut Suastika, Para PJU, Kapolsek Jajaran Polres Klungkung serta Personel Polres KLungkung yang terseprin OMB Agung 2024 tahap pemungutan suara

Apel Pergeseran Pasukan “Operasi Mantap Brata Agung 2024” Pemilu 2024 dihadiri oleh 1 Pleton Personel dari Kodim 1610/Klungkung dan 1 Pleton Linmas, Senin, 12/2/2024
Kapolres Klungkung AKBP Umar,S.I.K.,M.H., membacakan amanat Kapolda Bali pada kesempatan ini kami ingin mengucapan Puji syukur yang setinggi-tingginya kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat beliau kita dapat mengikuti Apel Pergeseran Pasukan Operasi Mantap Brata Agung 2024

Dalam pengamanan pemungutan suara di TPS pada tanggal 14 Februari 2024 bahwa diwilayah jajaran Polda Bali terdapat 12.809 TPS dan hanya terdapat 31 TPS yg termasuk TPS sangat rawan, dan Personel Polda Bali yangg terlibat didalam pengamanan TPS sebanyak 7.715 personel.

Adapun Penekanan Arahan Kapolda Bali yang perlu rekan rekan cermati dan laksanakan bahwa Personel yang melaksanakan tugas agar melakukan pengecekan kesehatan dan perlengkapan perorangan maupun kebutuhan dalam pelaksanaan tugas, Laksanakan tugas dengan baik sesuai dengan SOP dan peraturan perundang-undangan yangg berlaku, Jaga keselamatan, perilaku dan netralitas dalam melaksanakan tugas , Personil pengamanan di TPS agar melekat dengan logistik pemilu, Pada saat pemungutan suara anggota pengamanan TPS berada di Ring 2, hanya boleh masuk ke area TPS atas permintaan dan ijin dari KPPS, Jalin Koordinasi dengan KPPS, Linmas dan unsur TNI dan Personel PAM TPS dilarang mencatat/ mendokumentasikan hasil pemungutan suara. Paparnya

Kapolres Klungkung menambahkan setelah membaca amanat dari Kapolda Bali, Saya ingin menekankan kembali kepada seluruh Personel pengamanan agar mengcek kembali peralatan- peraltan yang harus di bawa dan pedomani jukrah serta larangan yg tidak boleh dilakukan oleh anggota Kepolisian, Tidak ada personel yg mencatat/mendokumentasikan hasil penghitungan suara, dan Penekanan Dir Intelkam apapun yang terjadi tidak boleh meninggalkan TPS, apabila ada kejadian kriminal disekitar TPS silahkan hubungi Polsek maupun pos polisi terdekat, tidak boleh ada anggota yg membawa senpi pada saat pengamanan di TPS, Untuk pasukan 1 ssk 50 orang yang akan BKO ke Nusa Penida agar disiapkan perlengkapan serta peralatan untuk membackup Polsek Nusa Penida dan terakhir pada Tanggal 14 Februari 2024 Personel yang melaksanakan pengamanan di TPS agar berkumpul di wilayah tempatnya melaksanakan pengamanan pada pukul 05.00 Wita serta berkumpul di kantor Desa untuk melaksanakan pengawalan Kotak Suara. Tegasnya

Sekali lagi kami ucapan terimakasih terhadap rekan rekan dari TNI Kodim 1610/Klungkung dan teman teman Linmas yang selalu bersinergi dengan Polres Klungkung.Imbuhnya.

Usai melaksanakan Apel Pergeseran Pasukan Dir Pamopit Polda Bali Kombes Pol Harri Sindhu Nugroho , S.H, M.M, selaku Pamatwil di wilayah Kabupaten Klungkung menekankan agar tidak ada Anggota Pengamanan TPS yang membawa senjata Api cukup melengkapi dengan Tongkat Polisi yang sudah di bagikan dari Institusi, Cek kembali semua perlengkapan yang harus dibawa dalam pengamanan dan agar selalu Berkoordinasi dengan anggota KPPS apabila ada permasalahan yang terjadi di sekitar TPS dan tidak boleh memasuki TPS tanpa seijin KPPS.Imbuhnya.(tim).