SAGI – Kearifan Lokal Salak Bali sebagai Kreatifitas Milenial

37

Lokadewatanews.com – Denpasar, Bali Direktur, Ida Bagus Bayu Prasaja PT Armanak Indo Raja, menyampaikan SAGI sebagai minuman spirit yang merupakan kearifan lokal asli Bali, berasal dari bahan Salak Bali asli Karangasem di Bali.Rabu. 24 November 2021.

“Dengan rasa yang halus dan aroma buah salak yang berkarakter, Sagi mampu menembus market lokal dan Internasional.
“Kata. Ida Bagus Bayu Prasaja.

Dengan visi kreatifitas untuk buah lokal bali, yakni salak bali supaya bisa bernilai lebih dan tahan lebih lama, sekaligus menjadi pelengkap life style saat ini meski situasi pandemi.

Selain itu, dengan harga terjangkau, para milenial pun kini merespon secara positif untuk Sagi sebagai minuman spirit pertama kali yang berbahan salak bali. “seperti yang disampaikan ketika ditemui awak media di Head Office jalan Sekar Tunjung, Gatsu Timur Denpasar Bali.

Bali saat ini sedang berusaha untuk kembali bangkit, khusus nya disektor pariwisata dunia. Hal ini banyak nya event-event internasional yang digelar di Bali, saat ini dan kedepan nya.

“Sagi sebagai bahasa bali yang berarti memberi dalam arti lain menghaturkan, dengan huruf bali sebagai simbol Sagi.” ujarnya.

Kultur budaya dan karakter Bali yang menarik bagi negara-negara lain hingga kini, sebagai destinasi wisata dunia.

“Harapan kedepan agar lebih berkreatif untuk milenial termasuk tehnologi yang semakin pesat mesti di ikuti dan dikembangkan.” Ungkap. Ida Bagus Bayu Prasaja.

“Akhir 2021 masyarakat Bali berharap perekonomian bisa kembali normal peluang-peluang yang ada disektor pariwisata pun semakin berkembang pesat dan berkreasi. “jelasnya.

PETANI & PERTANIAN SALAK BALI

Bali – Produksi buah Salak Bali tertinggi di provinsi Bali, ditempati oleh Desa Sibetan, Kabupaten Karangasem, dengan perkiraan produksi sekitar 28 103 ton (Surmber: Sertifikat COO) pada tahun 2018, dengan luas lahan. 4.100 Ha.

Setiap tahunnya selalu terjadi peningkatan hasil panen. Peningkatan hasil, panen ini tidak sebanding dengan penyerapan buah salak Bali di pasaran.

Salak Ball mengalami penurunan harga pada saat panen raya, didukung oleh permintaan terhadap buah salak Bali. yang tidak setara dengan peningkatan produksi panen tersebut.

Hal ini menyebabkan harga yang anjlok dan hasil panen yang terbuang. Pada saat panen raya, harga buah salak Ball ini biasanya anjlok hingga ke hargaRp 1.000 per kg.

PESONA BUAH SALAK BAlI

Salak Bali adalah komoditi buah tropis yang hanya tumbuh di Pulau Bali. Salak Bali sudah menjadi salah satu pilihan oleh-oleh yang terkenal Bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Buah salak Bali khusnya salak yang barasal dari Desa Sibetan (Karangasem Bali) telah memiliki sertiikat COO (Certiicate of Origin) yang menerangkan dan menegaskan dan komoditas Salak Bali yang sesuai dengan karakternya adalah berasal dari desa Sibetan.(tim).