SKCK On The Spot, Trobosan Kreatif Satintelkam Polres Badung

74

Lokadewatanews.com – Polda Bali – Polres Badung Satintelkam  Polres Badung melakukan trobosan inovatif / kreatif  melayani masyarakat dalam penerbitan SKCK. Sistem trobosan ini, tentu saja menjadi harapan masyarakat karena mudah, dan gratis lagi, hanya di kenakan biaya Rp 30.000,- sesuai dengan tarif pembayaran SKCK diatur dalam PP60 Tahun 2016 tentang Peneriman Negara Bukan Pajak di Lingkungan Pelayanan Polri,  dan pastikan petugas SKCK memberikan kuitansi sebagai bukti pembayaran. Selasa, (17/5).

Kasat Intelkam Polres Badung Akp I Gede Suarmawa, SH mengatakan pelayanan dengan sistem On the Spot atau mudahnya dengan sistem jemput bola merupakan langkah maju dan mudah yang diterapkan oleh Kepolisian Polres Badung. Tetapi kelengkapannya harus terpenuhi. “untuk form pendaftaran SKCK online bisa diunduh di link https://skck.polri.go.id” jelasnya.

“Sekarang cukup mudah asal mengenal IT, cukup buka, link https://skck.polri.go.id dan lengkapi persyaratan, kita akan antar hasilnya tanpa di kenai biaya tambahan” ungkap Kasat Intel Polres Badung.

“Sistem On The Spot ini, sudah lama lama dilakukan karena sangat  memudahkan masyarakat untuk memperoleh pelayanan SKCK yang banyak di persyaratkan pada lowongan pekerjaan maupun keperluan lainnya” imbuh Suarmawa di depan pelayanan SPKT Polres Badung.

Kedepannya Satintelkam Polres Badung juga akan berkoordinasi dengan pihak-pihak perusahan yang mana bila karyawannya memerlukan pelayanan SKCK, Satintlekam akan mendatangi perusahan tersebut untuk mempermudah proses pembuatan SKCK.

Pantauan humas Polres Badung salama ini, upaya mempermudah pelayanan SKCK juga melibatkan Unit Identifikasi yang bertugas membantu membuat rumus sidik jari masyarakat yang mengajukan penerbitan SKCK.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Badung Kompol I Putu Ngurah Riasa, SIP menuturkan terkait kebijakan Kapolres Badung AKBP Roby Septiad, SIK setiap Bagian satuan harus memiliki trobosan kreatif, kususnya di Satitelkam Polres Badung   trobosan Pelayanan On The Spot (jemput bola ) sudah berjalan dengan baik.

Menurut Kompol Putu Riasa, pelayan On the spot ini jelasnya lebih mudah dari pada pembuatan SKCK secara manual, namun sejauh ini pembuatan SKCK secara manual masih banyak di minati masyarakat.

“Untuk masalah persyaratan tetap tidak berubah, cuman prosesnya lebih cepat,” bebernya, menutup konfirmasinya.(TIM).