Jadi Warga Kodam IX/Udayana, Pangdam Disambut Tradisi Tepung Tawar dan Penciuman Pataka

126

Loladewatanews.com – Denpasar – Mayjen TNI Maruli Simanjuntak setibanya di Pulau Bali untuk menjalankan tugas barunya sebagai Pangdam IX/Udayana, pada Jumat (27/11) disambut langsung di Base Ops Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Kuta oleh para Pejabat Kodam IX/Udayana dan Danlanud I Gusti Ngurah Rai serta Danlanal Denpasar.

Setibanya di Base Ops Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mendapat sambutan tradisi yaitu Tradisi Tepung Tawar. Tradisi ini mengandung makna sebagai penolak segala rintangan dan bala bencana, serta menyucikan secara lahir bathin bagi pejabat baru. Hal ini juga dimaknai, bahwa Mayjen TNI Maruli Simanjuntak selaku Pangdam IX/Udayana dalam mengemban tugas agar selalu terhindar dari segala rintangan, gangguan, mara bahaya, dan juga selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.

Demikian diungkapkan Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., disela-sela acara tradisi Kodam IX/Udayana dalam menyambut Pangdam IX/Udayana yang baru.

Setibanya di Makodam IX/Udayana, Pangdam yang didampingi Ibu Uli Simanjuntak yang juga selaku Ketua Persit KCK PD IX/Udayana disambut dengan Tari Hanoman untuk menuju ke tempat acara tradisi penciuman Pataka Kodam IX/Udayana dengan berjalan melewati pasukan tradisional Provinsi Bali, NTB dan NTT sebagai tanda bahwa wilayah tugas Kodam IX/Udayana membawahi tiga provinsi, yaitu Provinsi Bali, NTB dan NTT.

Usai acara tradisi, Pangdam IX/Udayana memberikan pengarahan kepada para Pejabat Kodam IX/Udayana dengan diawali menceritakan pengalaman saat bertugas di Paspampres yaitu baik dalam mengikuti kegiatan Presiden RI maupun Wapres RI.

Selanjutnya Pangdam mengajak, mari kita bersama-sama mengamankan semua program-program pemerintah supaya bisa berjalan dengan baik dan jangan ada kata-kata yang keluar dari kita terkesan menentang NKRI.

Bantu pembangunan-pembangunan di wilayah, jaga nama NKRI dan jangan pernah membiarkan keluarnya ide-ide negatif terhadap NKRI. Dengan cara aparat teritorial melakukan pendekatan dengan baik maupun melaksanakan tugas dengan baik serta terkait isu-isu yang berkembang para pimpinan diharapkan bisa menjelaskan ke anggotanya dengan memberikan informasi yang baik dan benar atas isu tersebut.

Intinya mari kita semua bersama-sama untuk membesarkan Kodam IX/Udayana ini, semua orang pasti punya peran dan kita itu adalah suatu organisasi yang benar-benar mempunyai kemampuan terutama adalah menjaga NKRI. Selanjutnya jangan terbiasa dengan namanya rutinitas, untuk itu lakukan evaluasi dan terkait anggaran dilaksanakan secara terbuka dan transparan, tutup Pangdam. (Pendam IX/Udy)