Kapolres Bangli Bersama Dandim Pimpin Simulasi Protokol Kesehatan Dalam Rangka New Normal di Toya Devasya

402

Lokadewatanews.com – Bali – Polda Bali, Polres Bangli Kapolres Bangli  bersama Dandim 1626 Bangli pimpin simulasi protokol kesehatan dalam rangka penerapan tatanan kehidupan baru new normal di obyek wisata Toya Devasya, Minggu, (12/07).

Kegiatan simulasi yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan,S.I.K.,M.I.K bersama Dandim 1626 Bangli Letkol Inf. Himawan Teddy Laksono, S.I.Kom., M.Tr (Han) didampingi Wakapolres Bangli bersama I Ketut Marjana selaku Ketua PHRI Bangli sekaligus manager Toya DeVasya, Muspika Kecamatan Kintamani, Puskesmas Kintamani dan para Pejabat Utama Polres Bangli bertujuan untuk menerapkan protokol kesehatan setelah dibukanya obyek wisata oleh Gubernur Bali, sehingga para pengunjung mampu menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh para pengelola obyek wisata.

Dalam kegiatan simulasi ini, Kapolres Bangli menjelaskan, simulasi penerapan protokol kesehatan dilaksanakan dalam rangka menyongsong tatanan kehidupan baru atau new normal.

“Simulasi ini merupakan sebagai langkah kesiapan kita untuk menyambut new normal di obyek wisata dengan selalu memperhatikan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid-19 di obyek wisata,” ucap Kapolres.

“Simulasi kami laksanakan di Toya deVasya mengingat Toya DeVasya merupakan Ikon Bangli bahkan sampai tingkat nasional dan Internasional sehingga dijadikan proyek percontohan (pilot project) dalam simulasi new normal”,tambahnya.

Kegiatan simulasi protokol kesehatan dalam rangka new normal yang dilaksanakan di obyek wisata Toya Devasya itu meliputi ; Sterilisasi dengan melakukan penyemprotan disinfektan oleh karyawan Toya Devasya dan jika ada pengunjung yang tidak menggunakan masker dilanjutkan dengan pemberian masker.

Selain itu pengunjung wajib cuci tangan di tempat yang sudah di sediakan dengan sabun dan air mengalir, pemeriksaan suhu tubuh dan jika suhu tubuh dari pada pengunjung diatas 37, 5 derajat celsius dilakukan asistensi oleh petugas poliklinik Toya Devasya selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh petugas Puskesmas Kintamani.

Dikatakan juga oleh manager Toya DeVasya Ketut Marjana, jika pengunjung dalam keadaan sehat maka pengunjung melakukan pembelian tiket paket restoran diloket yang sudah di sediakan dan diberikan paket gelang sebagai pengganti uang. Pengunjung masuk lokasi Toya Devasya dengan tetap memperhatikan physical distancing dan sosial distancing.

“Sedangkan Pengunjung memasuki locker dan shower room menyerahkan gelang dan kemudian diberikan kunci locker selanjutnya menuju kamar ganti. Selanjutnya pengunjung  melakukan aktifitas di kolam Toya Devasya dan di kamar mandi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan selanjutnya gelang diserahkan kepada petugas dan dilakukan penyemprotan dengan disinfektan. “Ungkap. Ketut Marjana.

Sementara, Pengunjung yang akan melaksanakan makan melakukan cuci tangan  di tempat yang telah disediakan. Setelah pengunjung menikmati hidangan, petugas Toya Devasya melakukan pembersihan / penyemprotan  pada setiap meja makan dengan menggunakan disinfektan. Pemesanan makanan/minuman oleh pengunjung tetap dilakukan secara bergiliran. Setiap meja tempat maka  sudah diberikan tanda silang untuk mengatur jarak. Kolam yang disediakan kepada pengunjung juga dibatasi maksimal 25 orang.

“Dengan dilakukan simulasi protokol kesehatan ini diharapkan pengunjung mampu menerapkanya dan mencegah penyebaran covid-19 sehingga kasus covid menurun dan ekonomi di bidang pariwisata semakin meningkat”,harap Ketut Marjana.

Sementara itu Dandim 1626/Bangli Letkol Inf Himawan Teddy Laksono menambahkan, sebagai sentral obyek wisata di Kintamani Toya de Vasya wajib memperhatikan protokol kesehatan dan menyediakan panduan tertulis kepada para tamu tentang kewajiban yang diperlu dilakukan para tamu.

Pelaksanaan simulasi protokol kesehatan dalam rangka menuju tata kehidupan baru (New Normal) berjalan dengan lancar dan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.(TIM)