Kapolres Tabanan “ Jaga Netralisa, Pertahankan Situasi Kamtibmas Kondusif.

46

Lokadewatanews.com – Bali – Polda Bali – Polres Tabanan – Humas, Kapolres Tabanan AKBP Mariochristy PS Siregar S.I.K., M.H., mempimpin Apel pagi ( Senin 23 /11/2020 pukul 08.30 Wita ), memberikan arahan / penekanan terkait Netralitas Polri ( Polres Tabanan ) dalam Pilkada serentak 2020, wujudkan situasi kamtibmas Tabanan kondusif sehinnga tahapan Pilkada serentak 2020 dapat berjalan aman, tertib dan sehat,

Pejabat Polres Tabanan yang hadir : para Kabag, Kasatfung, Perwira, Brigadir dan ASN Polri Polres Tabanan, Arahan dan penekanan Kapolres Tabanan diantaranya.

Sebagai umat yang beragama selalu kita panjatkan puja dan piji syukur, atas rahmatnya kita dapat melaksanakan tugas yang kita awali melaksanakan apel bersama,.

“ Terima atas pelaksanaan tugas satu minggu terakhir, sampai saat ini situasi Kamtibmas Tabanan aman kondusif, kegiatan Pilkada pada hari minggu kemarin, yaitu pengamanan Debat Terbuka Paslon Bupati – Wakil Bupati Tabanan tahun 2020 di TV RI Denpasar berjalan aman tertib dan lancar,

Situasi Tabanan seperti ini supaya tetap terus kita pelihara dan pertahankan, sampai dengan Pemungutan Suara Pemilukada tanggal 9 Desember 2020 dan menyambut Natal 2020 dan tahun baru 2021,

“ Netralitas anggota Polres Tabanan dalam Pilkada serentak 2020 harus kita laksanakan bersama dengan penuh kesadaran disamping tetap disiplin mengikuti Protokol kesehatan, Tegas Kapolres Tabanan

Sebagaimana arahan pimpin sebelumnya, tiada henti mengingatkan, yang terakhir adanya Surat Telegram langsung dari Kapolri terkait dengan Netralitas Polri dalam Pilkada serentak 2020, “ semua anggota Polri agar mempedomani Perilaku Netralitas dalam tahapan Pemilukada tahun 2020 :

  • Dilarang membantu mendeklarasikan bakal pasangan Calon Kepala Daerah,
  • dilarang memberikan meminta mendistribusikan janji, hadiah, sumbangan atau bantuan dalam bentuk apapun.
  • dilarang menggunakan memasang menyuruh orang lain, untuk memasang atribut pemilu,
  • dilarang menghadiri, menjadi pembicara/narasumber pada kegiatan deklarasi, rapat, kampanye dan pertemuan partai politik kecuali sedang melaksanakan pengamanan berdasarkan surat perintah tugas.
  • dilarang mempromosikan, menanggapi dan menyebarluaskan gambar/foto bakal pasangan calon kepala daerah, baik melalui media massa, media online dan media sosial.
  • dilarang melakukan foto bersama dengan bakal pasangan calon Kepala Daerah, massa dan simpatisannya.
  • dilarang foto/selfie dimedsos dengan gaya mengacungkan jari telunjuk, jari jempol maupun dua jari membentuk huruf “v” yang berpotensi dipergunakan pihak tertentu untuk menuding keberpihakan/ketidaknetralan Polri.
  • dilarang memberikan dukungan politik dan keberpihakan dalam bentuk apapun kepada pasangan calon Kepala Daerah.
  • dilarang menjadi pengurusi anggota Tim Sukses pasangan calon Kepala Daerah.
  • dilarang menggunakan kewenangan atau membuat keputusan dan/atau tindakan yang dapat menguntungkan/merugikan kepentingan Politik Parpol.
  • dilarang memberikan fasilitas Dinas maupun pribadi guna kepentingan Politik.
  • dilarang melakukan kampanye hitam ( black campaign ) dan menganjurkan untuk menjadi golput.
  • dilarang memberikan informasi kpd siapapun, terkait dgn hasil perhitungan suara.
  • dilarang menjadi panitia umum pemilu, anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu )
  • tingkatkan fungsi pengawasan internal serta optimalkan giat deteksi dini terhadap dugaan keterlibatan dan ketidaknetralan anggota Polri serta tindak tegas bagi anggota yang melakukan pelanggaran dlm tahapan Pilkada serentak.

Laporkan segera kepada Pimpinan secara berjenjang bila ada keterlibatan anggota dlm melakukan pelanggaran terkait Pilkada serentak, Demikian arahan Kapolrers Tabanan untuk diikuti dan dilaksanakan.(TIM).