Rangkaian Penutupan Kegiatan PIMNAS Ke-32 Tahun 2019 di Art Center Denpasar

95

LOKADEWATANEWS.COM – DENPASAR – BALI – Kegiatan PIMNAS ke-32 Tahun 2019 telah terlaksanan dengan baik dan penuh rasa sahabatan sejak tanggal. 27 Agustus sampai dengan tanggal 30 Agustus 2019.

Selain itu dengan rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi on desk, pembukaan di Pedestal GWk, Prestasi Kelas, Lomba Postur, Pameran non PIMNAS ke-32 thn 2019, Studium Generale Sarasehan, Aksi peduli lingkungan dan pada mulai ini kita akan mengakhiri seluruh rangkaian tersebut di Art Center Denpasar, Jumat, 30 Agustus 2019.

Rektor Universitas Udayana, Prof. Dr.dr. A.A. Raka Sudewi. Sp.S(K), menyampaikan PIMNAS ke-32 Tahun 2019 bertema ‘Mewujudkan Mahasiswa Indonesia yang Kreatif, Inovatif, Unggul, dan Mandiri Berlandaskan Budaya Nasional dalam Bingkai Kebhinekaan’. Maskot PIMNAS ke-32 Tahun 2019 bernama Garuda Unggul yang bermakna manusia Indonesia yang unggul.

Sementara Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. dr. AA Raka Sudewi, Sp.S (K) mengatakan, karya ilmiah mahasiswa yang diperlombakan perlu dilanjutkan dan dikembangkan secara profesional.

“Kompetisi untuk sampai ke PIMNAS cukup ketat. Sehingga para pemenang, menurutnya, telah menunjukkan kemampuannya dan layak untuk menjadi juara.”Ujarnya.

“Seperti diketahui, penyaringannya cukup ketat dan seleksi sudah dilakukan sejak 6 bulan sebelumnya. “Sedangkan hasil karya mereka cukup bagus dan inovatif untuk inovasi teknologi yang dikembangkan,” terang Raka Sudewi.

Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang ikut mensukseskan acara PIMNAS Ke-32 yang tahun ini diselenggarakan oleh Universitas Udayana Bali.

Selain itu Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali meraih juara umum pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-32 Tahun 2019 yang diadakan di Universitas Udayana Bali.

Pengumuman pemenang sekaligus penutupan acara dilakukan di panggung Ardha Candra, Taman Budaya Denpasar pada Jumat, 30 Agustus 2019.

Secara berurutan, posisi 2 diraih oleh Institut Pertanian Bogor (IPB), 3. Universitas Diponegoro (Undip), 4. Institut Teknologi Bandung (ITB), 5. Universitas Airlangga (Unair), 6. Universitas Brawijaya (Unbra), 7. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), 8. Universitas Negeri Malang.

Lanjut no.9. Universitas Indonesia (UI), 10. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, 11. Universitas Syah Kuala, 12. Universitas Ahmad Dahlan, 13. Universitas Negeri Makasar, 14. Universitas Negeri Semarang dan 15. Universitas Negeri Medan.

Sementara, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Ismunandar, Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ismunandar mengatakan, seluruh peserta merupakan terbaik yang dikirimkan oleh masing-masing kampus.

“Dikatakan Ismunandar, Persaingannya memang cukup ketat, dari puluhan ribu proposal yang masuk, yang didanai hanya 3.621 proposal, mereka adalah yang terbaik, namun ada yang terbaik dari yang terbaik yakni, yang masuk di 15 besar pemenang,” jelasnya

“Ismunandar menambahkan, para peserta yang masuk sebagai pemenang di 15 besar, biasanya juga mendapatkan award dari kampus masing-masing. Namun yang jelas, karya yang mereka tampilkan setara dengan proyek skripsi.

“Jadi bisa saja ada kampus yang memberikan penghargaan kepada pemenang dan mereka dibebaskan dari tugas skripsi. Karena karya mereka sekarang memang setara dengan proyek skripsi mereka,” jelas. Ismunandar. (TIM).